Blog Archives

Kedalaman bit suatu citra grayscale


Setiap piksel dalam citra grayscale memiliki nilai intensitas yang jumlah variannya tergantung pada jumlah bit yang menyusunnya. Sebagai contoh pada citra grayscale 1-bit, setiap pikselnya memiliki 2^1 = 2 varian nilai intensitas yaitu nilai 0 dan 1, di mana nilai 0 direpresentasikan oleh warna hitam sedangkan nilai 1 direpresentasikan oleh warna putih. Citra grayscale 1-bit disebut juga dengan citra biner. Sedangkan pada citra grayscale 2-bit, setiap pikselnya memiliki 2^2 = 4 varian nilai intensitas yaitu nilai 0,1,2, dan 3, di mana nilai 0 direpresentasikan oleh warna hitam, nilai 1 warna abu-abu gelap, nilai 2 warna abu-abu terang, dan nilai 3 warna putih. Varian nilai intensitas pada citra grayscale ditunjukkan oleh tabel di bawah ini:

Bit Depth (n) Varian (biner) Varian (desimal) Banyaknya varian (2^n)
1 0,1 0,1 2
2 00,01,10,11 0,1,2,3 4
3 000,001,010,011,100,101,110,111 0,1,2,3,4,5,6,7 8
4 0000,0001,0010,0011,0100…,1111 0,1,2,3,4,5,6,7,…,15 16
5 00000,00001,00010,…,11111 0,1,2,3,4,5,6,7,…,31 32
6 000000,000001,000010,…,111111 0,1,2,3,4,5,6,7,…,63 64
7 0000000,000001,…,1111111 0,1,2,3,4,5,6,7,…,127 128
8 00000000,00000001,…,11111111 0,1,2,3,4,5,6,7,…,255 256

Contoh citra grayscale dengan berbagai kedalaman bit ditunjukkan pada gambar berikut:
1. Citra grayscale 1-bit (citra biner)

-read more->

Pengolahan Citra Digital (RGB, Grayscale, dan Biner) Menggunakan GUI Matlab


Berdasarkan jenis warnanya, citra digital dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu citra RGB, citra grayscale, dan citra biner. Citra RGB (Red, Green, Blue) merupakan citra yang nilai intensitas pikselnya tersusun oleh tiga kanal warna yaitu merah, hijau, dan biru. Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkan citra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih). Materi lebih lanjut mengenai dasar-dasar citra digital dapat dilihat pada laman berikut ini: Pengolahan Citra dan Histogram Citra.

Berikut ini merupakan contoh aplikasi pemrograman GUI Matlab untuk dasar-dasar pengolahan citra digital. Koding dapat dijalankan minimal menggunakan matlab r2014b (karena menggunakan komponen baru yaitu uitab dan fungsi baru yaitu histogram)
1. Membaca citra RGB dan menampilkan kanal merah

-read more->

Complement Image (Negative Image)


Citra negatif merupakan citra yang nilai pikselnya berkebalikan dengan citra aslinya. Untuk citra grayscale 8-bit, apabila citra asli disimbolkan dengan I, maka negatif dari citra tersebut adalah I’ = 255-I. Contoh perhitungan nilai piksel dari citra negatif ditunjukkan pada gambar di bawah ini:


Berikut ini merupakan contoh aplikasi pemrograman GUI Matlab mengenai citra komplemen/ citra negatif
1. Citra RGB (RGB Image)


-read more->

Geometric Image Transformations


Dalam bidang pengolahan citra digital, terkadang diperlukan suatu proses transformasi geometri untuk memudahkan dalam pengolahan selanjutnya yang lebih kompleks. Berikut ini merupakan contoh aplikasi pemrograman GUI Matlab mengenai Geometric Image Transformations berupa operasi flip dan rotasi.

Tampilan GUI Matlab untuk transformasi geometri citra adalah:
1. Citra Asli (Original Image)

-read more->

%d bloggers like this: