Blog Archives

Model Ruang Warna Pengolahan Citra


Dalam bidang pengolahan citra digital dikenal berbagai macam ruang warna (color space) citra.

Yang paling umum adalah ruang warna RGB (Red, Green, Blue).

Ruang warna RGB mendefinisikan suatu warna berdasarkan tiga kanal (channel) warna yaitu merah, hijau, dan biru.

Ruang warna RGB untuk citra truecolor 24 bit diilustrasikan oleh gambar berikut:
-read more->

Cara membuat program executable (.exe) dari GUIDE Matlab


Dalam membuat program aplikasi menggunakan GUIDE Matlab, terkadang kita ingin menjalankan aplikasi tersebut pada komputer yang tidak terinstall Matlab.

Oleh karena itu, program GUIDE Matlab tersebut perlu kita konversi terlebih dahulu menjadi program aplikasi executable (.exe) sehingga program aplikasi dapat kita jalankan pada komputer yang tidak terinstall Matlab.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Persiapkan file GUIDE Matlab yang ingin kita convert (agar tampilan program semakin menarik, bila perlu buatlah icon dan splash screen program berupa file berformat .jpg, jika tidak, maka default icon dan default splash screen yang akan digunakan)

-read more->

Restorasi Citra Digital Menggunakan Matlab


Dalam dunia nyata, suatu proses pencitraan hampir dapat dipastikan akan menghasilkan citra keluaran yang mengalami degradasi. Penyebab degradasi ini antara lain berupa sensor yang tidak fokus, pergerakan dari obyek maupun sistem pencitraan, gangguan derau termal pada sensor dan perangkat elektronik sistem pencitraan, maupun sebab-sebab lainnya yang terkait dengan lingkungan pengambilan data seperti turbulensi atmosfir pada praktek remote sensing dan pengamatan astronomi.

Untuk memperoleh citra yang lebih tepat, diperlukan adanya suatu proses restorasi citra. Restorasi citra berkaitan dengan upaya memperoleh kembali suatu citra asal dari sebuah citra yang terdegradasi, dengan memanfaatkan suatu pengetahuan mengenai proses terjadinya degradasi tersebut.

Restorasi citra (image restoration) dapat dibedakan dengan perbaikan citra (image enhancement), di mana proses yang dilakukan dalam perbaikan citra lebih bersifat heuristik dan lebih dititikberatkan pada upaya melakukan aksentuasi fitur dalam citra.

Berikut ini merupakan pemrograman matlab mengenai restorasi citra. Coding dapat dijalankan menggunakan software matlab minimal versi r2014b.

A. Model Derau Aditif
1. Citra noise test

-read more->

Pengolahan Citra MRI Menggunakan Matlab


Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah suatu alat diagnostik untuk memeriksa dan mendeteksi organ tubuh dengan menggunakan medan magnet dan gelombang frekuensi radio (tanpa operasi, penggunaan sinar X ataupun bahan radioaktif). Tampilan pesawat MRI dan proses akuisisi citra ditunjukkan pada gambar berikut ini.

Proses akuisisi citra dengan modalitas MRI

-read more->

Pengolahan Citra Digital (RGB, Grayscale, dan Biner) Menggunakan GUI Matlab


Berdasarkan jenis warnanya, citra digital dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu citra RGB, citra grayscale, dan citra biner. Citra RGB (Red, Green, Blue) merupakan citra yang nilai intensitas pikselnya tersusun oleh tiga kanal warna yaitu merah, hijau, dan biru. Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkan citra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih). Materi lebih lanjut mengenai dasar-dasar citra digital dapat dilihat pada laman berikut ini: Pengolahan Citra dan Histogram Citra.

Berikut ini merupakan contoh pemrograman GUI Matlab untuk dasar-dasar pengolahan citra digital. Koding dapat dijalankan minimal menggunakan matlab r2014b (karena menggunakan komponen baru yaitu uitab dan fungsi baru yaitu histogram)
1. Membaca citra RGB dan menampilkan kanal merah

-read more->

Complement Image (Negative Image)


Citra negatif merupakan citra yang nilai pikselnya berkebalikan dengan citra aslinya. Untuk citra grayscale 8-bit, apabila citra asli disimbolkan dengan I, maka negatif dari citra tersebut adalah I’ = 255-I. Contoh perhitungan nilai piksel dari citra negatif ditunjukkan pada gambar di bawah ini:


Berikut ini merupakan pemrograman GUI Matlab mengenai citra komplemen/ citra negatif
1. Citra RGB (RGB Image)


-read more->

Cara melakukan cropping citra pada GUI Matlab


Dalam pengolahan citra, terkadang kita hanya menginginkan pengolahan hanya pada daerah/bagian tertentu dari citra. Daerah yang kita inginkan tersebut disebut dengan Region of Interest (ROI). Proses untuk mendapatkan ROI salah satunya adalah dengan cara melakukan cropping pada suatu citra.

Berikut ini merupakan contoh pemrograman GUI Matlab untuk melakukan cropping pada suatu citra:
1. Citra Asli (Original Image)

-read more->

Texture Analysis – Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) – GUI Matlab


Analisis tekstur merupakan salah satu jenis ekstraksi ciri yang didasarkan pada ciri statistik citra. Analisis tekstur dapat dilakukan dengan metode ekstraksi ciri orde satu, ekstraksi ciri orde dua, filter gabor, transformasi wavelet, dsb.

Berikut ini merupakan pemrograman gui matlab untuk analisis tekstur menggunakan metode Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) yang merupakan ciri statistik orde dua. Ekstraksi ciri dilakukan berdasarkan parameter contrast, correlation, energy, dan homogeneity.

Tampilan GUI Matlab untuk analisis tekstur citra menggunakan metode Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) adalah sebagai berikut:

1. Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) dengan pixel distance = 1

-read more->

Penghitungan Otomatis Jumlah Sel Darah Merah Dan Identifikasi Fase Plasmodium Falciparum Menggunakan Operasi Morfologi


Berikut ini merupakan pemrograman GUI Matlab mengenai aplikasi pengolahan citra digital untuk melakukan analisis citra sampel darah mikroskopis yang terjangkit malaria.

GUI yang dirancang merupakan bagian dari penelitian yang berjudul The Automatic Counting of The Number of Red Blood Cells and Identification of Plasmodium Falciparum Phase using Morphological Operations

Tujuan dari penelitian tersebut adalah:
1. Menghitung jumlah sel darah merah total,
2. Menghitung jumlah parasit yaitu plasmodium falciparum, dan
3. Mengidentifikasi fase perkembangan plasmodium falciparum

Proses pemisahan sel bertumpuk dilakukan dengan menggunakan operasi morfologi. Proses pemisahan ini dilakukan agar hasil penghitungan sel darah merah menjadi lebih akurat.

Sedangkan proses penghitungan dan identifikasi fase plasmodium falciparum dilakukan dengan melakukan ekstraksi ciri morfologi parasit.

Perkembangan parasit penyebab malaria terdiri dari tiga fase yaitu fase trophozoite (pertumbuhan), fase schizont (pembiakan), dan fase gametocyte (pembentukan kelamin).

Parasit pada fase trophozoite dikenali dengan ukurannya yang sangat kecil dibandingkan dengan ukuran sel normal. Parasit pada fase schizont dikenali dengan bentuknya yang hampir bulat. Sedangkan parasit pada fase gametocyte dikenali dengan bentuknya yang memanjang atau cenderung elips.

GUI Matlab untuk melakukan analisis citra sampel darah mikroskopis yang terjangkit malaria terdiri dari tiga buah tampilan yaitu:

1. Tampilan menu awal

-read more->

Perbaikan Kualitas Citra (Image Enhancement) menggunakan GUI Matlab


Perbaikan kualitas citra (image enhancement) merupakan salah satu tahapan yang dilakukan dalam pengolahan citra dan pengenalan pola. Tujuan dari perbaikan kualitas citra antara lain adalah:
1. Menonjolkan aspek tampilan tertentu agar lebih mudah dipahami atau diinterpretasi oleh penglihatan manusia
2. Mereduksi atau menghilangkan aspek tampilan dari suatu citra yang tidak diperlukan misalnya noise/derau

Perbaikan kualitas citra merupakan tahapan yang bersifat subjektif, opsional, dan eksperimentatif karena tidak ada algoritma yang baku dalam meningkatkan kualitas citra.

Operasi-operasi dalam perbaikan kualitas citra di antaranya yaitu operasi titik, operasi spasial, dan operasi transformasi.

Berikut ini merupakan contoh GUI Matlab mengenai perbaikan kualitas citra:
1. Peningkatan kontras

-read more->

%d bloggers like this: