Blog Archives
Klasifikasi Sayuran Menggunakan Algoritma Naive Bayes
Naive Bayes classifier adalah algoritma pembelajaran mesin yang digunakan untuk klasifikasi data. Berikut adalah beberapa konsep penting yang terkait dengan Naive Bayes classifier:
- Bayes’ Theorem: Naive Bayes classifier didasarkan pada teorema Bayes, yang digunakan untuk menghitung probabilitas kondisional. Teorema Bayes menyatakan bahwa probabilitas suatu hipotesis atau kelas tertentu, diberikan data yang diamati, dapat dihitung dari probabilitas data yang diamati, diberikan hipotesis atau kelas tertentu.
- Probabilitas kondisional: Probabilitas kondisional adalah probabilitas suatu kejadian terjadi, diberikan kejadian lain telah terjadi. Dalam Naive Bayes classifier, probabilitas kondisional digunakan untuk menghitung probabilitas suatu kelas, diberikan nilai fitur dari data.
- Fitur: Fitur adalah variabel yang digunakan untuk menggambarkan data. Dalam Naive Bayes classifier, fitur digunakan untuk memprediksi kelas dari data.
- Kelas: Kelas adalah label atau kategori yang diberikan pada data. Dalam Naive Bayes classifier, kelas digunakan untuk memprediksi label atau kategori dari data.
- Naive Bayes Assumption: Naive Bayes classifier mengasumsikan bahwa semua fitur dalam data adalah independen satu sama lain. Meskipun asumsi ini sering kali tidak benar dalam dunia nyata, Naive Bayes classifier tetap efektif dalam banyak kasus.
Identifikasi Tingkat Kematangan Buah Jeruk Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor (K-NN)
Buah jeruk adalah salah satu komoditas buah yang sangat populer dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Identifikasi tingkat kematangan buah jeruk dengan akurasi yang tinggi menjadi kunci dalam memastikan kualitas produk dan pengelolaan persediaan yang efisien. Dalam upaya ini, pengolahan citra dengan metode K-Nearest Neighbor (K-NN) telah terbukti menjadi alat yang efektif dalam mengatasi tantangan tersebut dengan ketepatan dan reliabilitas.
Pengolahan citra telah membuka peluang besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pertanian dan agroteknologi. Dalam konteks identifikasi tingkat kematangan buah jeruk, penggunaan teknologi pengolahan citra memungkinkan analisis objektif dan mendalam terhadap atribut-atribut visual yang berkaitan dengan kematangan buah.
-read more->Identifikasi Tingkat Kematangan Buah Pepaya Menggunakan Metode Support Vector Machine (SVM)
Buah pepaya adalah salah satu buah tropis yang memiliki nilai gizi tinggi dan manfaat kesehatan yang penting. Pengidentifikasian tingkat kematangan buah pepaya dengan akurasi tinggi merupakan langkah penting dalam industri pertanian dan distribusi. Dalam konteks ini, pengolahan citra dengan metode Support Vector Machine (SVM) telah terbukti efektif dalam mengatasi tantangan ini dengan presisi dan kehandalan.
Pengolahan citra telah mengalami kemajuan pesat dalam berbagai bidang, termasuk pertanian. Teknologi ini memungkinkan analisis objektif dan otomatis terhadap citra, termasuk identifikasi tingkat kematangan buah pepaya. Buah pepaya mengalami perubahan warna dan tekstur yang signifikan selama pematangan, dan penggunaan SVM membantu mengenali pola-pola yang rumit dalam citra.
-read more->Identifikasi Tingkat Kematangan Buah Naga Menggunakan Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation
Buah naga adalah salah satu buah tropis yang semakin populer di seluruh dunia karena kandungan gizi dan manfaat kesehatannya. Identifikasi tingkat kematangan buah naga secara akurat adalah langkah penting dalam proses panen dan distribusi. Penggunaan teknologi pengolahan citra dengan algoritma jaringan syaraf tiruan backpropagation telah membantu mengatasi tantangan ini dengan efisien dan tepat.
Pengolahan citra telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu aplikasinya adalah dalam bidang pertanian, terutama dalam identifikasi tingkat kematangan buah. Buah naga memiliki variasi warna dan tekstur yang signifikan selama proses kematangan, sehingga metode pengolahan citra sangat berguna dalam mengklasifikasikan tingkat kematangan buah naga.
-read more->Pengolahan Citra untuk Menghitung Diameter Kanker Payudara pada Modalitas Mammography
Penggunaan teknologi citra dalam bidang kedokteran telah membuka peluang baru untuk mendeteksi dan mendiagnosis penyakit dengan lebih akurat. Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang dapat dideteksi lebih awal melalui modalitas mammography. Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang pengolahan citra untuk menghitung diameter kanker payudara pada gambar mammography.
Deteksi dini kanker payudara sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan memberikan perawatan yang lebih efektif kepada pasien. Mammography adalah teknik pencitraan medis yang umum digunakan untuk deteksi dini kanker payudara. Dalam konteks ini, pengolahan citra memainkan peran penting dalam mengukur diameter kanker payudara, yang merupakan indikator penting untuk diagnosis dan perencanaan pengobatan.
-read more->Pengolahan Citra untuk Deteksi Kanker Paru Berdasarkan Citra Thorax CT Scan
Penggunaan teknologi citra dalam dunia kedokteran terus berkembang pesat, memberikan metode yang lebih akurat dan efisien dalam diagnosis penyakit. Salah satu aplikasi penting adalah deteksi kanker paru menggunakan citra CT scan pada area thorax. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan bagaimana pengolahan citra digunakan untuk mendeteksi kanker paru berdasarkan citra thorax CT scan.
Kanker paru adalah salah satu penyakit yang paling sering mematikan di seluruh dunia. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien. Citra Thorax CT scan adalah metode pencitraan medis yang kuat dalam mendeteksi kanker paru pada tahap awal, sehingga memungkinkan intervensi lebih dini dan pengobatan yang lebih berhasil.
-read more->Analisis Tekstur pada Citra Digital menggunakan Metode Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM)
Analisis tekstur pada citra digital adalah salah satu aspek penting dalam pengolahan citra untuk memahami karakteristik dan pola yang terdapat pada citra. Salah satu metode yang sering digunakan dalam analisis tekstur adalah Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM). GLCM adalah representasi matematis yang mampu mengekstrak informasi tekstur dari citra dengan menggambarkan hubungan spasial antara pasangan piksel dengan intensitas level tertentu. Artikel ini akan membahas konsep dasar GLCM dan penerapannya dalam analisis tekstur pada citra digital.
-read more->Penerapan Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dalam Pengolahan Citra menggunakan MATLAB
Pengolahan citra merupakan salah satu bidang yang penting dalam dunia komputer dan teknologi informasi. Pada era di mana data citra semakin melimpah, metode pengolahan citra yang efisien dan akurat menjadi kunci untuk mendapatkan informasi yang berarti. Salah satu metode yang sering digunakan dalam pengolahan citra adalah algoritma K-Nearest Neighbor (KNN). Artikel ini akan membahas konsep dasar KNN dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam pengolahan citra menggunakan perangkat lunak MATLAB.
-read more->Segmentasi Citra Bakteri Tuberkulosis Menggunakan K-Means Clustering
TBC (Tuberkulosis) yang juga dikenal dengan TB adalah penyakit paru-paru akibat adanya bakteri Mycobacterium tuberculosis pada paru-paru, tulang, usus, atau kelenjar. Salah satu teknik untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit tuberkulosis adalah dengan melalui pemeriksaan dahak secara mikroskopis.
Berikut ini merupakan contoh pemrograman matlab untuk melakukan segmentasi citra dahak yang terinfeksi bakteri tuberkulosis menggunakan algoritma k-means clustering.
Langkah-langkah pemrogramannya adalah sebagai berikut:
1. Membaca citra RGB























































