Deteksi Dan Ekstraksi Ciri Wajah Menggunakan Algoritma Viola-Jones
Deteksi wajah dengan metode Viola-Jones adalah sebuah algoritma yang digunakan untuk mendeteksi wajah pada gambar atau video. Berikut adalah beberapa informasi mengenai deteksi wajah dengan metode Viola-Jones:
- Metode Viola-Jones menggunakan fitur Haar sebagai deskriptor untuk mendeteksi wajah. Fitur Haar adalah pola piksel yang digunakan untuk mengidentifikasi bagian wajah seperti mata, hidung, dan mulut.
- Algoritma Viola-Jones terdiri dari tiga komponen penting, yaitu integral image, Adaboost, dan cascade classifier. Integral image digunakan untuk menghitung jumlah piksel dalam suatu area tertentu dengan cepat. Adaboost digunakan untuk memilih fitur-fitur Haar yang paling relevan dalam mendeteksi wajah. Cascade classifier adalah serangkaian classifier yang digunakan untuk memfilter area yang tidak relevan sehingga meningkatkan kecepatan deteksi.
- Metode Viola-Jones memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan komputasi yang cepat. Hal ini membuatnya menjadi salah satu metode yang populer dalam deteksi wajah.
- Metode Viola-Jones dapat dimodifikasi dengan memodifikasi nilai-nilai parameter yang ada untuk meningkatkan tingkat akurasi sistem.
- Implementasi metode Viola-Jones dapat dilakukan menggunakan berbagai platform, termasuk Android dan FPGA (Field Programmable Gate Arrays).
Deteksi wajah dengan metode Viola-Jones telah digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pengenalan wajah, deteksi emosi, dan pengenalan identitas. Metode ini terus dikembangkan dan digunakan dalam berbagai bidang yang membutuhkan deteksi wajah secara efisien dan akurat.
Dalam pengolahan citra dan pengenalan wajah, ekstraksi ciri merupakan langkah krusial untuk mengidentifikasi fitur-fitur penting dalam wajah manusia. Salah satu algoritma terkenal untuk deteksi wajah adalah Algoritma Viola-Jones, yang telah menjadi landasan dalam pengembangan sistem pengenalan wajah modern. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan bagaimana menggunakan pemrograman MATLAB untuk ekstraksi ciri wajah menggunakan Algoritma Viola-Jones, dengan fokus pada ekstraksi ciri jarak antara berbagai bagian wajah.
Algoritma Viola-Jones untuk Deteksi Wajah
Algoritma Viola-Jones adalah algoritma deteksi objek yang efisien dan cepat, terutama digunakan untuk mendeteksi wajah dalam citra. Algoritma ini bekerja dengan memanfaatkan fitur Haar yang dihitung pada berbagai skala citra. Algoritma Viola-Jones memiliki beberapa tahap, termasuk tahap integral image, pemilihan fitur Haar, pembelajaran klasifikasi menggunakan Adaboost, dan penggabungan fitur-fitur untuk deteksi objek.
Ekstraksi Ciri Jarak pada Wajah
Dalam pengenalan wajah, ekstraksi ciri penting untuk mengidentifikasi karakteristik unik dari setiap wajah. Salah satu jenis ekstraksi ciri yang umum digunakan adalah ekstraksi ciri jarak. Dalam ekstraksi ciri jarak, jarak antara titik-titik penting pada wajah diukur untuk membentuk vektor fitur. Pada contoh ini, kita akan fokus pada jarak antara titik-titik berikut:
- Jarak antara mata kanan dan mata kiri.
- Jarak antara mata kanan dan hidung.
- Jarak antara mata kiri dan hidung.
- Jarak antara mata kanan dan mulut.
- Jarak antara mata kiri dan mulut.
- Jarak antara hidung dan mulut.
Implementasi dalam MATLAB
Berikut adalah langkah-langkah implementasi ekstraksi ciri wajah menggunakan pemrograman MATLAB dan algoritma Viola-Jones:
Langkah 1: Memuat Citra dan Deteksi Wajah
% Memuat citra dan mendeteksi wajah menggunakan Algoritma Viola-Jones
image = imread('face_image.jpg');
faceDetector = vision.CascadeObjectDetector();
bbox = step(faceDetector, image);
Langkah 2: Menghitung Jarak Antar Titik
% Mendapatkan titik-titik wajah yang penting
eyeRight = [bbox(1)+bbox(3)/4, bbox(2)+bbox(4)/4];
eyeLeft = [bbox(1)+3*bbox(3)/4, bbox(2)+bbox(4)/4];
nose = [bbox(1)+bbox(3)/2, bbox(2)+2*bbox(4)/3];
mouthRight = [bbox(1)+bbox(3)/4, bbox(2)+2*bbox(4)/3];
mouthLeft = [bbox(1)+3*bbox(3)/4, bbox(2)+2*bbox(4)/3];
mouthCenter = [bbox(1)+bbox(3)/2, bbox(2)+bbox(4)];
Langkah 3: Menghitung Jarak
% Menghitung jarak antar titik pada wajah
distanceEye = norm(eyeRight - eyeLeft);
distanceEyeNose = norm(eyeRight - nose);
distanceEyeMouthRight = norm(eyeRight - mouthRight);
distanceEyeMouthLeft = norm(eyeRight - mouthLeft);
distanceNoseMouth = norm(nose - mouthCenter);
Kesimpulan
Pemrograman MATLAB memungkinkan kita untuk mengimplementasikan ekstraksi ciri wajah dengan menggunakan Algoritma Viola-Jones dan menghitung jarak antara berbagai titik penting pada wajah. Ekstraksi ciri jarak adalah teknik yang bermanfaat dalam pengenalan wajah, memungkinkan kita untuk menggambarkan fitur-fitur wajah dengan cara yang numerik. Dengan menggunakan alat-alat seperti MATLAB dan algoritma Viola-Jones, kita dapat lebih memahami dan memanfaatkan informasi yang terkandung dalam citra wajah.
Source code beserta data lengkap pada pemrograman matlab di atas dapat diperoleh melalui halaman berikut ini: Source Code
Posted on August 25, 2023, in Pengenalan Pola, Pengolahan Citra and tagged Algoritma Viola-Jones, analisis citra, deteksi wajah, ekstraksi ciri wajah, Fitur Haar, Jarak Antar Titik, pemrograman matlab, Pengenalan wajah, pengolahan citra, Teknik Ekstraksi Fitur. Bookmark the permalink. Leave a comment.


















































Leave a comment
Comments 0